CINTA SUWUNG
Hal yang rumit telah menimpa saya akhir ini. dimana saya harus bertahan dalam sebuah tekanan. Lagi. Saya sudah lulus sekolah. Sekarang bekerja. Tapi tekanan itu masih sama.Bedanya jika waktu sekolah saya dalam tekanan: dituntut berfikir untuk bisa menjawab pertanyaan yang telah dipelajari. Sekarang. Saya harus bisa menjawab dan mengingat pernyataan yang telah kualami. Yang sama sekali tidak pernah diajari. Cinta.
Kita semua setuju. Di dunia ini terdapat ribuan kata. Setiap kata memiliki makna yang berbeda. Tapi ada dua kata yang berbeda, baik dari segi pengucapan ataupun maknanya. tetapi bagi saya sangat berdekatan. Salah satunya CINTA dan SUWUNG.
Cinta bagi saya adalah sebuah perasaan positif yang terdapat dalam diri manusia. Tertuju untuk kepada manusia lain. Atau objek lain yang ada disekitarnya. Sedangkan suwung adalah kekosongan. Tapi bagaimana jika cinta itu adalah kekosongan sendiri.
Kita sering melihat berita di TV, koran, dan internet banyak orang yang frustasi karena cinta. Ada yang menyiksa diri. Bunuh diri. bahkan ada yang sempat membunuh orang yang dicintainya. Itu semua dikarenakan orang tersebut terjebak dalam keegoisan cinta. Hatinya hancur. Hampa. kosong karena harapanya yang pupus dan dipatahkan sehingga dia merasa dialah orang yang paling sakit hati (sendiri) di dunia ini.
Seperti halnya orang lain. Saya juga pernah merasakan patah hati berkepanjangan. Semuanya ada pada diri kita sendiri apakah kita akan terus larut sampai ahirnya hanyut dalam kesedihan. Atau sebaliknya. Kita akan bangkit dari keterpurukan tersebut dan bisa mengendalikan diri sehingga mampu menemukan esensi diri dalam kesuwungan sejati.
Cinta itu seperti halnya suwung. Butuh keikhlasan, kesunyian. Maka tidak salah, kata Patkai dalam film kera sakti, "oh cinta, deritanya tiada akhir.
Hasiyapppp. Ikhlas dalam pengembalian cinta olehnya dalam beberapa hari wkwk
ReplyDelete