Suwung itu kosa kata dalam bahasa Jawa. Artinya kosong. Nihil. Hampa. Sunyi. Sepi. Setidaknya menurut saya kata suwung itu diklasifikasi menjadi 3. Pertama, Suwung itu Majnun. Edan. Gemblung. Orang yang menderita gangguan jiwa sering mengalami kesunyian. Dia tidak tahu siapa dirinya. Apa yang diinginkan. Untuk apa dia hidup. Kesadaran akan diri dalam lingkungannya tidak ada sama sekali. Tatapan dan pandangannya kosong. Suwung.
Kedua. Suwung dimaknai sebagai kosong, nihil, tanpa bentuk dan abstrak. Seseorang yang berada dalam kondisi suwung, dia mengalami kenihilan dalam alam pikir dan kehendaknya. Dalam bahasa Arab dinamai Syak. Ragu. Kekosongan ini menjadikan dirinya netral. Tidak berpihak. Tidak berkemauan untuk menonjolkan diri. Tidak mengikuti arus. Pesuwung ini berpendapat; segala yang berada di sekitarnya berjalan sebagaimana alam menghendakinya. Dirinya sendiri tidak ikut serta dalam hiruk pikuk dunia. Pesuwung berdiam diri, berkontemplasi dan menyibukkan dengan dirinya sendiri. Kalau ada gejolak di luar, dia memahami. Namun tidak bereaksi.
Ketiga. Suwung atau kekosongan yang bisa mengendalikan diri dengan sempurna. Ia sadar akan kesejatian dirinya. Pesuwung jenis ini telah mencapai tahapa akhir dalam pengendalian diri yang luar biasa. Dia bisa mengontrol diri secara sempurna sehingga dia mengetahui secara pasti. Kapan dia harus berbuat dan kapan dia harus menahan diri. Kesempurnaan pengendalian diri ini menjadikan dirinya memiliki kedaulatan yang hakiki atas hidup. Manusia suwung jenis ini mengetahui secara pasti peran dirinya dalam jagad semesta. Dia mampu menempatkan dirinya secara tepat. Dia menjalin komunikasi yang intens dengan diri sendiri, dengan manusia, tumbuhan, hewan dan dengan siapa saja dan juga dengan sang hyang Kuasa.
Lahirnya blog ini, adalah berawal dari kegelisahan saya. Ketika media sosial semakin bising. Suwung bisa jadi alternatif. Selain itu blog ini adalah dalam rangka belajar suwung. Tidak tahu suwung kelas yang mana. Bisa jadi suwung yang majnun. Yang penting suwung.
Oh iya, blog Suwung ini tidak saya kelola secara pribadi. Tapi oleh banyak teman. Teman-teman juga boleh berkontribusi dalam blog ini. Agar kita suwung berjamaah. Lohhhh kok suwung bisa berjamaah, Yah? Yah bisa lahhh..
No comments:
Post a Comment